Resensi buku

RESENSI PAHLAWAN NASIONAL 


Identitas buku  Penulis

Drs. Slamet Riyanto, M.Pd.

Mira Basology, S.Pd., M.Pd.

Nelly Yuliana, M.Pd.

Editor:

Putri Fitrisia

Windrati Hapsari

Ilustrator:

Gilang Ayyoubi

Buku berjudul PAHLAWAN NASIONAL  karya Drs. Slamet Riyanto, M.Pd. memberi tahu kita biografi singkat para pahlawan. Diantaranya Muh Yamin, Sultan Agung, Sultan Iskandar muda, Ahmad Soebardjo.

 1. Muh Yamin

Muh Yamin dilahirkan di Talawi, Sawahlunto, Sumatra Barat. Muh Yamin menjabat menjadi menteri pendidikan dan kebudayaan pada tahun 1953–1955 kemudian beliau menjabat menteri sosial dan kebudayaan di tahun 1959–1960. Beliau mendapat gelar Meester in de Rechten di Universitas Indonesia pada tahun 1932.

2. Sultan Agung

Sultan Agung lahir pada tahun 1593. Beliau merupakan raja yang sangat hebat. Sultan Agung menjadi raja Mataram sejak tahun 1613–1645. Beliau memiliki mimpi yaitu menyatukan seluruh kerajaan di Nusantara dan berjuang melawan penjajah.

3. Sultan Iskandar Muda

Sultan Iskandar Muda lahir di Aceh pada tahun 1593. Beliau dinobatkan sebagai raja Aceh saat beliau umur 14 tahun. Beliau adalah raja yang berani, teguh dan bijaksana selama memimpin Aceh.4. Bung Tomo

Bung Tomo lahir di Surabaya pada tahun 1920. Beliau berhasil menjadi orang ke-2 yang memperoleh peringkat Pramuka pada usia 17 tahun dan menjadi jurnalisme.

5. Achmad Subarjo

Achmad Subarjo lahir di Karawang pada tahun 1896. Beliau seorang diplomat terkenal. Beliau menjadi Menteri Luar Negeri pertama di Indonesia sejak tahun 1957–1961.

Kelebihan Buku tentang pahlawan nasional memiliki banyak kelebihan yang bermanfaat bagi pembaca. Salah satunya adalah mampu menumbuhkan rasa cinta tanah air dan semangat nasionalisme melalui kisah perjuangan para tokoh. Selain itu, buku ini memberikan teladan sikap seperti keberanian, pantang menyerah, dan rela berkorban demi kepentingan bangsa. Isi buku juga menambah wawasan sejarah sehingga pembaca lebih memahami perjalanan bangsa Indonesia. Bahasa yang digunakan umumnya disesuaikan agar mudah dipahami, terutama untuk pelajar. Di samping itu, adanya gambar atau ilustrasi dalam beberapa buku membuat pembaca lebih tertarik dan tidak mudah bosan.

Buku tentang pahlawan nasional memiliki beberapa kekurangan yang perlu diperhatikan. Salah satunya adalah penyajian cerita yang terkadang terlalu singkat sehingga kurang mendalam dalam menggambarkan perjuangan tokoh secara utuh. Selain itu, beberapa buku hanya menampilkan sisi keberhasilan tanpa membahas kegagalan atau tantangan yang dihadapi, sehingga kurang memberikan gambaran yang realistis. Bahasa yang digunakan juga kadang terlalu formal atau kaku, sehingga sulit dipahami oleh pembaca muda. Di samping itu, kurangnya ilustrasi atau gambar pendukung membuat buku terasa kurang menarik. Hal lain adalah adanya kemungkinan informasi yang tidak diperbarui atau kurang lengkap karena keterbatasan sumber sejarah. 

  Kesimpulannya buku ini mudah dipahami, sehingga cocok dibaca semua kalangan usia.

Komentar